6 Tips Puasa Sehat

BERIBADAH puasa adalah kewajiban mutlak bagi umat manusia. Dan jika ditilik dari sisi kesehatan, ibadah yang dijalankan sebulan penuh di tiap tahun pada bulan Ramadan ini juga memiliki banyak manfaat.

Akan bermanfaat dan menyehatkan jika ibadah ini dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan. Lalu, bagaimana memadukan antara ibadah agar mendapatkan manfaat dan kesehatan bagi jiwa dan raga kita, berikut enam tips menjalankan puasa sehat:

1. Sahur, jangan lupa!

Sahur adalah bagian dari rangkaian ibadah puasa Ramadan yang disarankan untuk dijalanu. Dalam sebuah hadist, disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”. Sahur penting dilakukan, karena saat berpuasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam.

Agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka sel-sel tubuh memerlukan gizi dan energi yang mencukupi. Disarankan saat sahur agar memilih banyak makanan berserta dan berprotein tinggi, dan hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang manis-manis.

2. Segeralah berbuka

Setelah seharian bekerja dan beribadah puasa, menahan goda, lapar dan haus, tentunya energi akan terkuras habis. Untuk memulihkan energi, maka dianjurkan bagi kita untuk segera berbuka dengan mengonsumsi makanan manis yang mengandung karbohidrat sederhana. Karena makanan manis dipercaya mengembalikan energi yang terkuras seharian. Namun perlu diingat, hindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tidak berfungsi dengan baik.

3. Makan perlahan dan bertahap

Selepas bedug maghrib berkumandang, tak ayal bagi kita yang berpuasa ingin cepat-cepat saja menyantap habis hidangan buka puasa yang tersaji di atas meja. Tak disadari, kita telah melakukan kesalahan dengan memaksa organ pencernaan yang sempat beristirahat panjang untuk memproses asupan makanan yang masuk.

Sebaiknya saat tiba berbuka puasa, santaplah hidangan yang tersaji secara perlahan. Dahulukan dengan menyantap makanan manis seperti kolah dan kurma atau mereguk segelas teh hangat. Istirahatkan sejenak kerja lambung, dan Anda bisa menggunakan jeda itu untuk menjalankan sholat maghrib. Baru setelah selesai sholat, Anda bisa melanjutkan kembali dengan makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk pauknya. JANGAN jadikan buka puasa sebagai ajang balas dendam. 🙂

4. Olahraga seperlunya

Berpuasa bukan berarti Anda berhenti total berkegiatan termasuk berhenti dari rutinitas olahraga. Aktivitas fisik semacam olahraga justru akan angat membantu menjaga kelancaran peredaran darah agar Anda tidak cepat loyo dan lesu selama berpuasa. Pilihlah olahraga ringan seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Dan sebaiknya olahraga dilakukan menjelang waktu berbuka.

5. Konsumsi air secukupnya

Lebih dari 60% tubuh kita terdiri dari air. Dan agar oragn tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan baik, maka yang kita butuhkan adalah asupan air yang seimbang. Karenanya air bagai oli mesin yang memperlancar semua kerja organ tubuh. Agar kebutuhan tubuh tercukupi, maka minumlah setidaknya delapan gelas air putih sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan emosi

Rasullulah bersabda bahwa puasa bukan saja menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain, puasa adalah sarana yang tepat untuk mengatur emosi, belajar mengendalikan diri dan sabar serta upaya mendekatkan diri kepada sang pencipta. Secara psikologis, berpuasa akan sangat mempengaruhi mental-spriritual kita, menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik, dengan emosi yang tumbuh sehat dalam jiwa dan damai yang menelusup ke dalam batin karena senantiasa dekat dengan-Nya.

*suaramerdeka
(AW)


Follow @petraya