Aspek Penting Sebelum Cetak Buku

Memberikan apresiasi khusus pada karya yang telah kita tulis tentu menjadi impian kita untuk mewujudkannya lewat cetak buku. Dan cetak buku tidak semudah yang kita bayangkan hanya dengan datang ke percetakan langsung cetak langsung jadi, ou….tidak semudah itu ada lalu lintas yang harus dilewati terutama dalam urusan administrasi. Besarnya margin (keuntungan) juga harus dipkirkan apakah nanti dalam penjualan buku kita bisa kembali pada modal atau malah rugi, karena besarnya biaya cetak buku yang terlalu tinggi akan sulit menentukan harga jual yang sesuai dengan nilai  buku. Berikut ada aspek penting yang harus dipertimbangkan untuk menentukan margin dalam cetak buku:

  1. Besaran Down Payment (DP), semakin besar DP semakin kecil modal pribadi yang digunakan, artinya prosentase margin secara otomatis juga akan dikurangi.

  2. Resiko dan tingkat kesulitan, pekerjaan yang rumit atau diburu waktu biasanya akan meningkatkan biaya produksi. Hal ini terkait dengan upah buruh dan resiko-resiko tak terduga.

  3. Masa Pembayaran, pembayaran cash and carry, biasanya dibedakan dengan pembayaran dengan Giro mundur. Hal ini masih berkaitan dengan modal yang berputar.

  4. Quantity, tentu saja kuantitas dari karya yang akan di cetak.

  5. Emotional and Personal approach; konsumen yang rewel biasanya kena charge. Karena biasanya percetakan akan banyak mengeluarkan enegi lebih dalam menangani konsumen yang rewel. Dan hal itu berarti menghilangkan kesempatan berinteraksi dengan konsumen lainnya.

Ada baiknya kita bersikap yang professional bila akan cetak buku ke percetakan. Sikap yang professional akan menguntungkan kita dalam pengeluaran biaya untuk bisa mendapatkan margin saat akan cetak buku. Selain itu bersikaplah cerdas untuk mengambil hati pihak percetakan agar mau menurunkan sedikit dari harga tawar, dengan demikian semakin besar peluang keuntungan. Selamat berkarya dan salam kreatif. (LF)


Follow @petraya