Buku Cetak Sekolah vs Buku Komik

Buku cetak sekolah yang diberikan oleh sekolah atau kampus kepada para siswa-nya merupakan buku pelajaran wajib. Kegiatan belajar mengajar pun memakai buku cetak tersebut sebagai rujukan utama. Oleh karena itu, keberadaan buku cetak yang bagus dan sesuai kurikulum merupakan hal yang sangat mendukung kesuksesan belajar siswa. Ada kalanya seorang guru mengambil soal ulangan harian dari materi yang ada di buku cetak. Kadang guru juga membuat soal ujian sendiri, namun pada dasarnya petunjuk soal tersebut sudah ada di buku cetak.

Beberapa tahun lalu saat anggaran pendidikan masih kecil dan teknologi percetakan belum secanggih sekarang, buku cetak dibuat dengan sangat sederhana, hitam putih, nyaris tanpa gambar. Sangat berbeda dengan buku komik yang penuh gambar, berisi hiburan, dan kadang dicetak full color. Tidak heran para siswa (bahkan mungkin kita sendiri) lebih sering dan suka membaca buku komik daripada buku cetak pelajaran sekolah. Sering pula buku komik dibawa dan dibaca saat pelajaran berlangsung.

Namun kini dengan teknologi desain dan cetak yang semakin canggih, buku cetak sekolah dapat dicetak dengan keren dengan harga rendah. Lihatlah buku pelajaran anak-anak sekarang, dicetak dengan kertas HVS 80 gsm, cover tebal, kadang diberi doff dan emboss. Tampilannya  pun menarik dengan desain yang keren dan di beberapa materi diberi komik atau cerita bergambar yang relevan dengan bahan ajar. Ini merupakan suatu trik agar siswa suka membaca buku pelajaran sebagaimana mereka suka membaca komik. Penjelasan dengan gambar dan warna jauh lebih mudah dipahami daripada penjelasan yang text only.

Pihak penerbit buku cetak tinggal berkoordinasi dengan percetakan mengenai desain buku yang akan dicetak. Tak bisa dipungkiri pula, buku yang semakin bagus tentu harga cetaknya akan semakin mahal pula. Namun ini akan “terbayar” ketika siswa memahami materi yang dicetak di buku. Kini, buku pelajaran sekolah dapat dibuat seperti komik sehingga anak-anak lebih tertarik membacanya dan belajar dengan lebih mudah demi suksesnya pendidikan. Salam !


Follow @petraya