Cetak Brosur Offset atau Digital Printing

Bulan April s/d Agustus adalah saat yang paing ramai buat cetak brosur selain cetak buku tahunan. Biasanya didominasi oleh sekolah sekolah, bank-bank yang menawarkan jasa kredit pembiayaan sekolah, developer perumahan. Jumlah brosur yang dicetak mencapai ribuan lembar berdasar anggaran yang ada dan desain brosur serta finishingnya menunjukkan grade si pemesan. Itu yang terjadi di banyak kota seperti Semarang, Surabaya, dan sentra percetakan lainnya. Warga Semarang yang semula cuek dengan urusan cetak brosur kini ramai-ramai mendatangi pusat cetak brosur Semarang.

Ada perumahan yang cetak brosur puluhan ribu lembar untuk membantu pemasaran perumahan mereka. Ada pula yang hanya cetak brosur dalam jumlah sedikit. Kebanyakan orang jika mendengar kata cetak brosur maka yang ada di pikiran mereka kemungkinan besar adalah digital printing. Padahal brosur yang mereka buat diproduksi dengan teknik cetak offset. Lalu sebaiknya pilih yang mana? Cetak brosur offset atau digital printing ? Jika memang kebutuhan cetak brosur Anda besar, maka cetak offset adalah pilihan terbaik, namun jika hanya beberapa puluh lembar, sebaiknya Anda pakai cetak digital karena jatuhnya harga lebih murah. Apalagi jika hasil akhirnya di doff atau laminasi, toh ya penampilan brosur Anda nampak sama.


Follow @petraya