Digital Printing, Sablon, Dan Cetak Offset

Di era yang serba digital ini, banyak pekerjaan dapat dilakukan dengan komputer. Segalanya berubah dari analog menjadi digital. Speedometer analog berubah menjadi digital, jam analog mulai tergusur oleh jam digital, teknik cetak sablon pun mulai perlahan memudar oleh digital printing. Setiap orang tentu butuh cetak cepat baik untuk undangan, kartu nama, buku, kalender. Solusinya bisa memakai cetak sablon, digital, atau offset. Inilah teknik cetak yang umum dipakai oleh percetakan.

Dengan 3 pilihan metode cetak di atas, tentu Anda punya alternatif sesuai keinginan Anda. Anda harus pintar-pintar memilih jasa percetakan sesuai dengan kebutuhan Anda dan agar biayanya dapat ditekan serendah mungkin. Jika kebutuhan Anda hanya cetak dalam jumlah sedikit dan tidak dengan jumlah warna yang banyak, misal hanya 1 sampai 4 warna maka cetak sablon dapat menjadi pilihan. Cetak sablon bisa digunakan untuk mencetak diatas kain, plastik, kertas, dan lainnya. Untuk cetak cepat dan jumlah besar, tentu cetak offset menjadi pilihan. Selain proses cetaknya cepat, hasilnya juga bagus dan tentu saja lebih murah daripada cetak digital, cetak offset juga bisa untuk mencetak 1 warna sampai full color.  Digital juga bisa menjadi pilihan saat Anda ingin mencetak full color namun dalam jumlah sedikit. Mengapa bisa lebih murah? Cetak Offset membutuhkan film sebelum mencetak, jika mencetak dalam jumlah banyak tentunya biayanya tidak terlalu berat, namun jika cetaknya hanya sedikit, hanya 50 lembar A4 misalnya. Tentu biaya film tetap dihitung. Sebagai akibatnya, harganya pun akan terasa mahal. Lain halnya dengan cetak digital, harga yang dikenakan langsung per lembar, tanpa biaya film.

Sekarang kembali kepada Anda. Apapun kebutuhan cetak Anda, Anda punya pilihan teknik pencetakan yang bisa dipakai. Konsultasikan lebih dulu dengan percetakan agar Anda mendapat solusi terbaik untuk kebutuhan cetak Anda. Salam.


Follow @petraya