Etika Berbagi Kartu Nama

Kartu nama, siapa yang tidak kenal. selembar kartu berukuran standar 9 x 5,5 cm yang memuat nama, alamat, dan informasi penting tentang pemiliknya. Biasanya di kartu nama tertulis mengenai identitas pemilik dan bisnisnya. Oleh karena itu tidak salah kalau kartu nama juga disebut sebagai Business Card atau kartu bisnis. Disebut demikian juga relevan karena kartu nama juga berfungsi untuk mengenalkan bisnis Anda bahkan sebagai media iklan.

Meskipun tampilan fisiknya sederhana, namun memberikan kartu nama kepada orang lain memiliki etika tersendiri. Janganlah menganggap memberikan kartu nama seperti memberikan kartu lainnya. Apalagi kartu nama merupakan hal resmi terutama dalam pembicaraan bisnis. Etika memberikan kartu nama di Indonesia agak mirip dengan di Jepang. Jika di Jepang, orang memberikan kartu nama posisi yang terbaca oleh si penerima dengan kedua tangan. Orang yang menerima juga menerima kartu nama dengan kedua tangan untuk kemudian membaca tulisan di kartu sampai selesai. Sang penerima kemudian memberikan kartu namanya sendiri dengan cara yang sama. Sopan sekali, bukan? Di Indonesia pun demikian, namun si penerima tidak perlu membaca kartu nama si pemberi sampai selesai namun etika menerima dan memberi kurang lebih sama.

Bagaimana? Simpel kan? Meskipun simpel, namun jika Anda melakukannya itu akan berdampak besar bagi si penerima. Paling tidak Anda terlihat professional dan sopan. Sebagai efek ke belakangnya, itu akan membantu Anda saat bernegosiasi bisnis. Salam Sukses !!


Follow @petraya