Habis Gelap Terbitlah Terang

Pepatah “habis gelap terbitlah terang” layak diberikan kepada penemu sistem percetakan yaitu yang mengenalkan hasil metode cetak pertamanya, dialah Johann Gutenberg yang pada tahun 1440 berhasil membuat uang logam sebagai sentra kerajinan dengan metodenya yang menggesekkan uang logamnya dengan arang kemudian diletakkan diatas kertas sehingga terbentuk sebagai sebuah hasil cetak dengan hasil yang sangat bagus sehingga Gutenberg juga mengembangkan proses cetak selanjutnya untuk mencetak kitab injil.

“Bacalah”, itulah kata yang pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad saw ketika menerima wahyu dari Allah SWT. Bacalah secara tidak langsung mengandung perintah bahwa kita diharuskan membaca untuk menambah pengetahuan dalam mengarungi samudra kehidupan. Dengan ditemukannya proses serta mesin percetakan yang sekarang sudah semakin canggih maka hal ini mendukung wahyu Tuhan agar para konsumen yaitu semua orang dimuka bumi ini berkesempatan untuk menambah pengetahuan melalui membaca sehingga dunia tak lagi gelap melainkan terang benderang seiring kegemaran kita dalam membaca yang merupakan jendela bagi pengetahuan yang masih setinggi langit serta seluas jagat raya.

Banyak buku bacaan yang mampu memberi kita pengalaman serta pengetahuan baru di dunia ini, buku-buku tersebut sudah didesign sedemikian menarik dari proses percetakan agar para pembaca sukadan nyaman dalam membaca, untuk anak-anak usia sekolah dasar maupun TK buku didesign dengan banyak gambar menarik yang tidak hanya warna hitam putih melainkan berwarna-warni lengkap dengan kartun animasi idola anak-anak sekarang seperti sponge bob, naruto, superman, spiderman, hingga yangterbaru si domba lucu shaun the sheep.

Proses percetakan sendiri tidak memakan waktu lama tergantung banyaknya bahan yang perlu dicetak, adanya komputerisasi memudahkan proses percetakan sehingga mampu mengurangi adanya kesalahan cetak karena sebelum masuk ke mesin percetakan kita bisa meneliti dulu apakah tulisan maupun gambar yang akan kita cetak sudah 100% benar atau masih ada yang kurang benar sehingga kita dapat memperbaiki atau mengeditnya dan setelah semua benar bisa dimasukkan ke mesin cetak. Sekarang berkat penemuan mesin cetak membuat dunia kita terang, namun janganlah dunia yang sudah terang ini berubah menjadi gelap lagi dengan perbuatan kita yang tercela dan jadikan membaca sebagai hobi untuk menambah pengetahuan dan wawasan yang baik.


Follow @petraya