Harga Kertas dan Pengaruhnya Dengan Kualitas Brosur

Brosur adalah salah satu alat bantu pemasaran yang populer dan sering digunakan oleh orang-orang. Iklan atau informasi yang ingin Anda sampaikan dicetak di atas brosur dengan info yang lengkap namun singkat. Brosur disebarkan dengan cara langsung diberikan ke target atau pun ditempelkan di tempat-tempat strategis. Cara yang terakhir ini sangat tidak disarankan karena mengotori kota. Jika diberikan ke orang langsung, kalau pun dibuang, brosur yang dibuang lebih mudah dibersihkan dengan cara disapu.

Membuat brosur tentu harus mempertimbangkan kualitas dan cara penyebaran. Jika brosur Anda akan disebar dengan cara dititipkan ke agen koran, tentu membuat brosur dengan kertas HVS merupakan pilihan tepat dengan pertimbangan brosur tidak terkena paparan cuaca. Jika Anda ingin menyebarkan brosur tersebut di event-event, tentu bentuk fisik brosur harus dipertimbangkan. Anda bisa menggunakan kertas Art Paper yang mengkilap, selain tampak lebih bagus kertas CTS (Art Paper) lebih tahan air dan kelembaban.

Sekarang Anda dihadapkan pada pilihan yang kadang diberikan oleh percetakan. Menggunakan kertas CTS 120 GSM atau 150 GSM ?. Masing-masing pilihan tentu dapat dipilih dengan pertimbangan tertentu. Biaya cetak brosur menggunakan kertas CTS 120 tentu lebih murah dibanding menggunakan kertas CTS 150, namun dari segi kualitas tentu masih kalah dengan kertas CTS 150. Lagipula harga cetak brosur dengan kertas CTS 120 dibanding harga CTS 150 selisih sangat sedikit. Menurut hemat kami, menggunakan kertas CTS 150 merupakan solusi baik demi kualitas. Harga selisih sedikit namun sebanding dengan kualitas brosur, kan?


Follow @petraya