Customer Service (Devi) :

Telp. (024) 8319950, 70232960
Hp. 085640403950, 081328845986
Email. percetakanpetraya@gmail.com
Alamat : Jl. Jeruk IV No. 12 Semarang 50249
Chating dengan kami di Yahoo Messenger
1 2 3 4 5 6
Rowi Krisnohadi, SE (Pengusaha Kalimantan Tengah)

Percetakan Petraya, memberikan kenyamanan dalam menjalin kerjasama. Selalu dapat membantu memberikan solusi dan ide kreatif. Percetakan Petraya selalu bisa menepati janjinya dan dapat memberikan kualitas hasil cetak yang kami inginkan.

Muhdi, M.Hum (Rektor IKIP PGRI Semarang)

Percetakan Petraya Semarang adalah solusi cetak kami, kualitas cetak yang bagus, waktu yang tepat, pemberi inspirasi bagi promo kampus kami.

Ulis (Sekretaris PGRI Semarang)

Percetakan Petraya Semarang…….pemberi solusi kebutuhan cetak kami, berapapun waktu yang kami minta, Percetakan Petraya Semarang selalu bisa menepati janjinya dan tidak mengurangi kualitas hasil cetak yang kami inginkan

Pramono (Kabag Penerbitan UNIKA)

Kampus UNIKA standar ISO 9001:2000. Kami bekerjasama dengan percetakan Petraya Semarang karena kualitas hasil cetak, ketepatan waktu cetak dan pelayanannya yang sesuai dengan Standar UNIKA.

Netty (Manager Purchasing CV. Saprotan)

Marketing Percetakan Petraya Semarang punya dedikasi, tanggung jawab yang jelas luar biasa, membuat kami tidak ada pilihan lain untuk solusi kebutuhan cetak kami.

Herbasuki (Pembantu Dekan I FISIP UNDIP)

Saya cukup kasih Materi………Percetakan Petraya Semarang kasih semua ide, design dan kualitas cetak yang memuaskan.



 

Kalender Jawa

Dalam meneliti kronologi sejarah, kadang kala kita dibuat pusing, karena data yang ada kadang kala hanya berupa momen kejadian alam seperti gerhana, baik matahari maupun gerhana bulan. Dan ada kalanya data yang ada berupa penanggalan, seperti penanggalan Jawa atau Arab (Hijriyah Qomariyah) saja, dengan tanpa dilengkapi penanggalan lainnya. Kadang hanya kondisi musim kala itu atau dalam kalender jawa disebut Pranoto Mongso.
Kalender jawa  adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan antara budaya Islam,  budaya Hindu -Budha Jawa dan bahkan juga sedikit budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal sekarang, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu dan Minggu. Dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi. Sistem kalender jawa di prakasai oleh Sultan Agung Mataram, yang hendak menyatukan antara kalender hijriah dan kalender jawa yang ada saat itu. Hal inilah yang menyebabkan kalendar jawa menjadi unik.
Menurut kepercayaan Jawa, arti dari suatu peristiwa (dan karakter dari seseorang yang lahir dalam hari tertentu) dapat ditentukan dengan menelaah saat terjadinya peristiwa tersebut menurut berbagai macam perputaran kalender tradisional. Salah satu penggunaan yang umum dari metode ramalan ini dapat ditemukan dalam sistem hari kelahiran Jawa yang disebut wetonan. Weton merupakan gabungan dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu dan Minggu) dengan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perputaran ini berulang setiap 35 (7 x 5) hari, sehingga menurut perhitungan Jawa hari kelahiran anda berulang setiap lima minggu dimulai dari hari kelahiran anda.

Sebagai sebuah sistem penanggalan, kalender Jawa merupakan salah satu produk budaya asli bangsa Indonesia. Sistem penanggalan Jawa tersebut, seperti halnya budaya Jawa lainnya, perlahan mulai hilang dari peredaran. Namun masih ada tradisi Suroan yang melekat dalam masyarakat Jawa dan diperingati secara rutin oleh Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Suroan juga dipercaya sebagai saat yang tepat untuk mencuci pusaka seperti keris dan tombak

Untuk pemesanan kalender 2012, Anda dapat memesan disini.