Tips Membuat Kartu Bisnis atau Kartu Nama Professional

Sebagai seorang profesional, Anda tentu butuh kartu nama atau business card dalam berinteraksi dengan rekan bisnis Anda atau dengan sesama rekan kerja. Kartu nama adalah alat standar seorang profesional selain amplop gift. Kartu nama ini selain berfungsi sebagai alat perkenalan juga berfungsi membantu branding perusahaan Anda dan diri Anda (personal branding). Terkadang Anda menyerahkan sepenuhnya urusan desain kartu nama ke percetakan langganan Anda, namun Anda juga bisa memberikan saran tentang desain kartu nama Anda atau mendesain sendiri dengan software desain grafis yang Anda kuasai kemudian cetak kartu nama tersebut ke percetakan.

Berikut adalah tips membuat kartu bisnis atau kartu nama profesional bagi Anda :

1.Buat sketsa kartu nama. Anda bisa membuat sketsa kartu nama Anda, rencanakanlah garis besar desain kartu nama, warna yang digunakan. Bahan apa yang Anda inginkan. Sekedar contoh, Anda dapat menggunakan warna kuning yang berkesan ceria atau warna biru yang berkesan elegan dan konservatif. Hal ini bisa Anda pelajari di materi psikologi warna. Namun ada baiknya sebelum menentukan warna-warna yang akan dipakai, Anda melihat logo perusahaan Anda lebih dahulu. Jadikan warna-warna dalam logo sebagai acuan dalam menentukan warna di kartu nama Anda.

2.Gunakan font yang sesuai. Arial adalah font yang terkesan strong namun mudah dibaca. Namun tentunya tidak cocok jika Anda adalah seorang periang atau pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang menuntuk Anda untuk ramah dan luwes. Anda dapat menggunakan font calibri yang terlihat lebih luwes dibaca. Font-font berkait seperti times new roman berkesan klasik, kaku, konservatif juga bisa Anda gunakan sepanjang itu sesuai dengan Anda dan mudah dibaca. Namun trend jaman sekarang adalah font tanpa kait seperti sans serif maupun calibri.

 


Follow @petraya